PENGARUH TIPE KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN

Pendahuluan

Sumber daya manusia atau tenaga kerja merupakan salah satu unsur yang mempunyai pengaruh yang besar bagi perusahaan. Tenaga kerja merupakan penggerak utama dalam suatu proses produksi yang nantinya akan menentukan lancarnya aktivitas perusahaan. Selain itu tenaga kerja juga mempunyai peranan yang dominan dalam perusahaan, oleh karena itulah perusahaan dipandang perlu untuk menjaga dan mempertahankan kemudian meningkatkan sumber daya manusia tersebut untuk mencapai tujuan yang optimal dan peningkatkan kinerja karyawan.

Kinerja karyawan merupakan hasil kerja secara kualitas maupun kuantitas yang dicapai oleh seseorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya (Mangkunegara. 2001).
Handoko (2001) menyatakan secara jelas yang dimaksud dengan prestasi kerja atau kinerja adalah hasil yang dicapai oleh seorang karyawan dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan yang dibebankan kepadanya.

Berbagai defenisi telah diungkapkan oleh para ahli mengenai kinerja itu sendiri, dari beberapa defenisi di atas penulis bermaksud mengatakan kalau kinerja itu sangatlah berpengaruh bagi kemajuan perusahaan. Apabila kinerja karyawan turun maka akan dapat membawa dampak yang negatif pula bagi perusahaan, kemunduran perusahaanpun akan dapat terjadi.

Hal tersebut yang terjadi pada Perusahaan Garmen Nurul Jadid Jakarta. Perusahaan Garmen Nurul Jadid ini merupakan salah satu perusahaan yang melakukan produksi dalam proses pembuatan baju muslim bagi wanita. Selain bertujuan untuk memperoleh keuntungan yang maksimal, perusahaan ini lebih berupaya dalam pemenuhan kebutuhan sandang khususnya wanita.

Perusahaan Garmen Nurul Jadid yang berdiri pada tahun 1997 ini mengalami penurunan hasil produksi semenjak awal tahun 2005. Menurut Bapak Zulmardi selaku pemimpin sekaligus sebagai salah satu pemilik modal dalam perusahaan garmen ini, hasil produksi karyawan menurun dari yang biasanya mencapai 40.000 stell perbulan pakaian sekarang produksi tersebut hanya berkisar antara 39.800 stell sampai dengan 39.950 stell pakaian perbulan. Padahal hasil produksi atau hasil kerja karyawan tersebut merupakan salah satu aspek yang dilakukan dalam pengukuran kinerja.

Perusahaan Garmen tersebut telah melakukan berbagai cara untuk mengatasi hal ini, salah satunya dengan memberikan kursus kepada beberapa orang karyawan terutama yang berada pada bidang produksi, akan tetapi hasilnya tetap sama. Upaya rekruitmen karyawan telah dilakukan juga oleh perusahaan ini, akan tetapi hasilnya tetap sama.

Wawancara juga dilakukan penulis dengan Deni, sebagai salah satu karyawan bidang produksi departemen sampling pertengahan Maret 2006 yang lalu. Menurut Deni, hasil produksi karyawan memang menurun, hal tersebut dia rasakan dalam dua tahun belakangan ini. Sebagai salah satu karyawan yang bergerak pada departemen sampling Deni bertugas mendesain pakaian yang akan diproduksi. Akan tetapi karena model pakaian yang diproduksi tetap sama membuat Deni dan dua orang desainer yang lain merasa malas mencari desain lain dengan model pakaian yang sama. Deni pernah mencoba membicarakan hal tersebut dengan manajer produksi, akan tetapi manajer produksi mengatakan kalau model pakaian tersebut sudah mencadi ciri khas dari perusahaan garmen tersebut, perusahaan akan mengganti desainnya saja. “Sedangkan untuk berbicara langsung dengan pimpinan susah dilakukan karena pimpinan jarang ke Tasikmalaya, seringnya di Jakarta” ungkap Deni.

Hal tersebut tidak dapat dibiarkan begitu saja, harus dicari pemecahannya bagi karyawan dalam meningkatkan kinerjanya lagi terutama yang berada pada bidang produksi khususnya departemen sampling dan pattern making. Menurut penulis, karyawan yang khususnya bergerak pada bidang produksi merupakan ujung tombak perusahaan haruslah memiliki kinerja yang optimal supaya kemajuan perusahaan dapat diperoleh.

Download Selengkapnya

Download Versi Lengkap

About these ads

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 44 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: