Pelatihan Kecerdasan Emosi Mempengaruhi Tingkat Kemampuan Problem Solving Remaja

Pengaruh Pelatihan Kecerdasan Emosi Terhadap Peningkatan Kemampuan
Problem Solving Pada Remaja Awal

Dalam perjalanan kehidupan manusia sering dihadapkan pada permasalahan – permasalahan, termasuk pada masa remaja. Masa remaja adalah periode transisi dari masa anak – anak menuju masa dewasa. Pada masa ini remaja menghadapi berbagai tuntutan dan tekanan dari linkungan yang bisa menimbulkan permasalahan – permasalahan yang harus dihadapinya. Permasalahan tersebut apabila dihadapi secara positif akan membuat remaja semakin kuat dan dewasa. Namun remaja yang dalam proses pencarian jati diri terkadang menganggap masalah sebagai suatu hal yang menakutkan sehingga berusaha menghindari masalah yang justru akan membuatnya cemas dan tertekan. Proses pemecahan masalah atau problem solving adalah kemampuan yang dimiliki individu untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapinya. Dalam proses tersebut individu diharapkan dapt menemukan solusi – solusi yang efektif sehingga meminimalisir dampak negatif dari alternatif solusi yang dipilih dan dilaksanakannya.

Menurut Goleman (1996) kearifan seseorang dalam menyikapi hidup banyak ditentukan kemampuannya dalam mengelola emosi. Termasuk juga dalam menghadapi setiap permasalahan hidup yang muncul. Menurut Coleman (Rakhmat, 1989) takut mungkin akan melebih – lebihkan permasalahan yang dihadapi dan menimbulkan sikap resah sehingga solusi yang diambil tidak efektif, marah mendorong tindakan impulsive dan kurang dipikirkan sedangkan kecemasan sangat membatasi kemampuan kita dalam melihat masalah dengan jelas sehingga kurang efektif dalam proses problem solving.

Seseorang yang memiliki kecerdasan emosi mempunyai ketahan terhadap kegagalan, mempunyai motivasi, kepercayaan diri, adaptasi dan kreatifitas dalam menyelesaikan masalah (Agustian, 2001) Kecerdasan emosi mempengaruhi perilaku tiap individu dalam menyelasaikan masalah yang muncul pada diri orang tersebut(Melianawati, Priharto dan Tjahjoanggoro, 2001). Kecerdasan emosi yang rendah ditandai dengan ketidakmampuan remaja mengasah relasi anatar pribadi yang seringkali akan menimbulkan konflik dan gangguan emosional yang berkaitan dengan diri sendiri maupun orang lain dan kegagalan – kegagalan dalam hidup (Goleman, 1996).

Pelatihan kecerdasan emosi dalam penelitian ini meliputi materi- materi antara lain : kesadaran diri, pengaturan diri, motivasi, motivasi, empati dan keterampilan sosial.
Kesadaran diri membuat remaja mampu menyadari dan mengenali emosinya sehingga dapat bertindak dengan tepat dalam berbagai situasi. Perasaan yang sedang dialami dapat mempengaruhi tindakan yang dilakukan remaja, termasuk dalam menyelesaikan masalah. Remaja yang tidak mampu menyadari dan mengenali perasaannya akan cenderung bertindak tidak tepat dalam berbagai situasi (Ellias, Tobias, Friedlander, 2002). Remaja yang memiliki kesadaran diri akan mampumengenali emosi dan menggunakannya untuk mengambil keputusan, mampu melihat kekuatan dan kelemahan diri dan memiliki kepercayaan diri yang kuat sehingga mampu dengan tegas membuat keputusan meski dalam keadaan tertekan (Goleman, 1999).

Pengaturan diri akan membuat remaja mampu mengontrol diri sehingga tidak terburu – buru dalam memecahkan masalah yang dihadapinya. Pengendalian diri membuat remaja mampu berpikir jernih dan tetap positif meskipun dalam kondisi tertekan sehingga mereka dapat menyelesaikan masalah dengan efektif dan tenang (Goleman, 1999).

Motivasi diri pada remaja akan membuatnya optimis dalam mencapai tujuan meskipun banyak halangan dan tantangan karena dia tidak takut gagal.(Goleman, 1999). Remaja yang memiliki motivasi diri yang kuat tidak akan mudah menyerah  untuk mencari solusi yang tepat dalam memecahkan masalahnya. Jika berada dalam situasi yang sulit dia akan memiliki keyakinan bahwa situasi akan membaik dengan pengetahuan dan kesadaran pada kemampuan diri untuk aktif menyelesaikan masalah dan mengingat kembali situasi pada saat mereka berhasil menyelesaikan masalah (Stein & Book, 2003).

Empati akan membuat remaja mampu memahami perasaan dan pikiran orang lain, memandang dunia dari sudut pandang orang lain. Remaja akan memahami bagaimana sudut pandang orang laintentang suatu permasalahan yang akan memudahkannya dalam menyelesaikan masalah dan menciptakan hubungan antar pribadi yang sehat (Stein & Book, 2003).

Keterampilan sosial membuat remaja dapat mengendalikan emosi dengan baik ketika berhubungan dengan orang lain, cermat mambaca situasi dan dapat berinteraksi dengan lancar. Remaja dapat menggunakan kemampuan keterampilan sosialnya untuk bekerjasama maupun penyelesaikan perselisihan dengan oranglain dengan baik(goleman, 1999). Hubungan antar pribadi yang akrab bisa memperkaya kehidupan dan menyediakan dukungan dari orang lain pada saat dibutuhkan. Misalnya ketika remaja mengalami konflik dengan orang tua, dukungan dari teman dapat membantunya menyelesaikan konflik tersebut dengan baik (Stei & Book, 2003).

Dari penjelasan di atas disimpulkan bahwa dalam hidup manusia seringkali dihadapkan pada permasalahan yang harus diselesaikannya sehingga setiap orang dituntut untuk memiliki kemampuan problem solving. Kemampuan problem solving seseorang dipengaruhi oleh kemampuannya dalam mengenali dan mengelola emosi. Untuk dapat mengoptimalkan potensi emosi dalam proses problem solving diperlukan adanya upaya untuk belajar. Pelatihan kecerdasan emosi merupakan salah satu cara belajar untuk mengoptimalkan potensi emosi sehingga memiliki kemampuan problem solving yang baik.
 
Artikel yang berhubungan :

2. Pelatihan Kecerdasan Emosi Mampu Mempengaruhi Kecerdasan Emosi Anak

3. Pelatihan Kecerdasan Emosi Mampu Meningkatkan Kontrol Diri Narapidana

4. Pelatihan Kecerdasan Emosi Mampu Meningkatkan Perkembangan Moral

About these ads

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 44 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: