Aspek-aspek Kecemasan Dan Cirinya

Seseorang dikatakan cemas atau mengalami kecemasan akan menunjukkan ciri-ciri kecemasan atau tanda-tanda yang bisa dilihat secara fisik atau psikologis. Winter (1994) mengemukakan ada beberapa tanda-tanda kecemasan, yaitu:

1).     Merasa sesuatu yang tidak diinginkan atau sesuatu yang membahayakan akan terjadi

2).     Mulut kering, sukar menelan atau suara serak

3).     Denyut jantung atau laju pernapasan meningkat

4).     Gemetar

5).     Ketegangan otot, sakit kepala

6).     Berkeringat

7).     Mual, diare, berat badan menurun

8).     Sulit tidur

9).     Cepat marah

10.    Keletihan

11).   Mimpi buruk

12).   Masalah daya ingat

13).   Impotensi seksual

Daradjat (1985) mengklasifikasikan tanda-tanda kecemasan sebagai berikut :

1).  Gejala fisik, yaitu ujung-ujung jari terasa dingin, perasaan tidak teratur, kepala pusing, keringat bercucuran dan sesak nafas.

2).  Gejala psikis, yaitu rasa takut, tidak bisa memusatkan pikiran, rendah diri, ingin lari dari kenyataan.

Gejala kepribadian cemas, terutama menghindar dikemukakan oleh Maslim (1998) dengan ciri-ciri sebagai berikut:

1).  Perasaan tegang dan takut yang menetap.

2).  Merasa dirinya tidak mampu, tidak menarik atau lebih rendah dari orang lain.

3).  Preokupasi (tindakan sebelum terjadi sesuatu) yang berlebihan terhadap kritik dan penolakan dalam situasi sosial.

4).  Keengganan untuk terlibat dengan orang lain kecuali merasa yakin akan disukai.

5).  Pembatasan dalam gaya hidup karena alasan keamanan fisik.

6).  Menghindari aktifitas sosial atau pekerjaan yang banyak melibatkan kontak interpersonal karena takut dikritik, tidak didukung atau ditolak.

Pendapat lain tentang ciri-ciri adanya kecemasan pada diri seseorang seperti dikemukakan oleh Maramis (1994) adalah:

1).     Komponen psikologisnya yaitu : khawatir, gugup, tegang, cemas, rasa tidak aman, takut, lekas terkejut.

2).  Komponen jenis somatiknya yaitu : keringat dingin pada telapak tangan, tekanan darah meninggi, respons kulit terhadap aliran listrik galvanic berkurang, peristaltic bertambah, lekositosis.

About these ads

Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 45 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: