Pola Asuh Otoriter-Otoritatif Terhadap Anak

Pola asuh orangtua otoriter yaitu pola asuh yang menekankan adanya kekuasaan orangtua, adanya hubungan yang kurang hangat antara orangtua dengan anak serta keberadaan anak yang kurang diakui oleh orangtua. Faktor pola asuh orangtua merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pembentukan kepribadian anak seperti anak akan menjadi tidak bahagia dan cendrung menarik diri dari pergaulan, suka menyendiri disamping itu sulit bagi mereka untuk mempercayai pihak lain dan prestasi belajar mereka di sekolah pun rendah.
Menurut Frazier (2000), fokus pertama kali dalam pengasuhan otoriter adalah kontrol perilaku untuk memenuhi pengharapan orangtua. Pengasuhan ini sangat kaku, kepatuhan tidak adanya pertanyaan yang menuntut tanpa diskusi dan penjelasan. Keterangan dapat merupakan sebuah penawaran walaupun mereka tidak membuka peluang untuk menjelaskan keterangan tersebut.
Mahmud (1990), menambahkan orangtua yang authoritarian juga suka mengawasi, tetapi tidak mau mendengarkan anak – anak mereka. Mereka tidak begitu banyak berpartisipasi dalam aktifitas anak – anak mereka, mereka lebih bersifat lugas dan dingin. Perintah dan hukuman adalah rutin, berlangsung dari hari ke hari. Dari gaya seperti ini ternyata bahwa anak – anak mereka pada umumnya tidak bahagia dan cendrung menarik diri dari pergaulan, suka menyendiri di samping itu sulit bagi mereka untuk mempercayai pihak lain dan prestasi belajar mereka di sekolah pun rendah.

pola asuh orangtua yang otoriter yaitu pola asuh yang menekankan adanya kekuasaan orangtua, adanya hubungan yang kurang hangat antara orangtua dengan anak serta keberadaan anak yang kurang diakui oleh orangtua. Faktor pola asuh orangtua merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pembentukan kepribadian anak seperti anak akan menjadi tidak bahagia dan cendrung menarik diri dari pergaulan, suka menyendiri disamping itu sulit bagi mereka untuk mempercayai pihak lain dan prestasi belajar mereka di sekolah pun rendah.
Menurut Frazier (2000), fokus pertama kali dalam pengasuhan otoriter adalah kontrol perilaku untuk memenuhi pengharapan orangtua. Pengasuhan ini sangat kaku, kepatuhan tidak adanya pertanyaan yang menuntut tanpa diskusi dan penjelasan. Keterangan dapat merupakan sebuah penawaran walaupun mereka tidak membuka peluang untuk menjelaskan keterangan tersebut.
Mahmud (1990), menambahkan orangtua yang authoritarian juga suka mengawasi, tetapi tidak mau mendengarkan anak – anak mereka. Mereka tidak begitu banyak berpartisipasi dalam aktifitas anak – anak mereka, mereka lebih bersifat lugas dan dingin. Perintah dan hukuman adalah rutin, berlangsung dari hari ke hari. Dari gaya seperti ini ternyata bahwa anak – anak mereka pada umumnya tidak bahagia dan cendrung menarik diri dari pergaulan, suka menyendiri di samping itu sulit bagi mereka untuk mempercayai pihak lain dan prestasi belajar mereka di sekolah pun rendah.

Postingan Terkait :

Pengertian pola asuh orangtua terhadap anak

Aspek-aspek pola asuh otoriter

Pola asuh adil jender

About these ads

2 Tanggapan

  1. […] Pola asuh otoriter-otoritatif terhadap anak […]

Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 46 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: