HUBUNGAN ANTARA KUALITAS TIDUR MALAM DENGAN KREATIVITAS VERBAL PADA MAHASISWA TEKNIK ARSITEKTUR

Pendahuluan

Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan YME memiliki perbedaan-perbedaan keunggulan apabila dibandingkan dengan makhluk hidup ciptaan Tuhan YME yang lain. Manusia dikaruniai akal untuk berfikir di samping memiliki fisik yang sempurna. Akal yang dimiliki manusia tersebut sangat membantu di dalam mempertahankan hidupnya. Koentjaraningrat (Zulkarnain,1997) mengemukakan bahwa melalui pembentukan gagasan dan konsep yang matang serta menentukan tindakan alternatif yang dapat bermanfaat, manusia dapat menciptakan segala hal untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Hal tersebut kemudian akan melahirkan kebudayaan yang terdiri dari berbagai sistem yang digunakan manusia untuk mengatasi keterbatasannya, baik sebagai individu maupun sebagai anggota dari suatu masyarakat.

Manusia di dalam menggunakan akalnya berusaha untuk dapat mengatur kehidupannya agar kebutuhannya terpenuhi. Selain itu interaksi antara manusia di dalam suatu masyarakat akan sangat mendukung pula terjadinya suatu perubahan. Menurut Soekanto (Sinambela, 1993), salah satu penyebab perubahan tersebut adalah adanya penemuan-penemuan baru atau inovasi sumbangan kreatif yang berupa ide-ide baru, penemuan baru dan teknologi baru. Disebutkan oleh Munandar (2002) bahwa ide-ide akan memberikan pengaruh terhadap kesejahteraan dan kejayaan suatu masyarakat dan negara. Adanya penemuan baru itu tidak terlepas dari adanya kreativitas dari individu.

Lubart (Cahyono, 2002) mengemukakan bahwa kreativitas merupakan suatu kemampuan seseorang di dalam menghasilkan ide-ide maupun produk baru dan sesuai dengan tuntutan keadaan, di mana ide-ide maupun produk tersebut dibutuhkan. Kemampuan itu dapat diterima dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar sebagai sesuatu yang wajar dan bukan sesuatu yang aneh dan tidak masuk akal, apabila ide-ide atau produk baru yang dihasilkan dianggap mampu memenuhi kebutuhan. Orang yang kreatif akan memiliki sikap, pemikiran dan perilaku kreatif apabila kemampuannya dipupuk sejak dini karena kreativitas merupakan suatu proses.

Kreativitas dapat berupa kegiatan imajinatif atau sintesis pemikiran yang mempunyai maksud dan tujuan yang jelas dan bukan fantasi Hurlock (Hidayat, 2000). Oleh karena itu kreativitas tidak muncul dalam kehampaan tetapi tergantung pada perolehan pengetahuan yang diterima. Sejalan dengan pendapat tersebut Mart Sternberg (Hendriani, 2002) mengatakan bahwa dengan memiliki pengetahuan yang handal akan membantu dalam memperoleh insight.

Dalam kehidupan ini kreativitas sangatlah penting dikarenakan kreativitas merupakan kemampuan yang sangat berarti dalam proses kehidupan manusia. Kreativitas merupakan suatu perwujudan dari diri individu, suatu karya kreatif sebagai hasil kreativitas seseorang dapat menimbulkan suatu kepuasan pribadi yang tak terhingga. Dalam teori kebutuhan Maslow (Rosalina, 2004) disebutkan bahwa dalam perwujudan diri manusia, kreativitas merupakan manifestasi dari individu yang memiliki fungsi penuh. Dari sini terlihat bahwa kreativitas penting untuk mengembangkan semua bakat dan keterampilan individu pengembangan prestasi hidupnya.

Munculnya suatu kreativitas pada manusia khususnya pada mahasiswa terutama pada mahasiswa Arsitektur yang nota bone sangat memerlukan banyak kreativitas baik itu secara fisik dan psikis di dalam memecahkan suatu tugas atau permasalahan. Kreativitas ikut juga di pengaruhi oleh kualitas tidurnya yang baik. Hal ini dikarenakan dengan adanya tidur yang baik dan cukup akan ikut memulihkan, meremajakan dan memberikan energi pada tubuh dan otak. Hal ini dinyatakan oleh Maas (2002) pada proses tidur jika diberi waktu yang cukup dan lingkungan yang tepat akan dapat menghasilkan tenaga yang luar biasa.

Dengan tidur dapat memulihkan, meremajakan dan memberikan energi pada tubuh dan otak, sepertiga hidup kita yang seharusnya dilewati dengan tidur akan berpengaruh besar terhadap dua pertiga bagian lainnya dalam hal kewaspadaan, energi, suasana hati, berat badan, persepsi, daya ingat, daya fikir, kecepatan reaksi, produktifitas, kinerja, keterampilan komunikasi, kreativitas, keselamatan dan kesehatan prima.

Download Selengkapnya

Download Versi Lengkap

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: