HUBUNGAN ANTARA VALUE IMAGE DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENDAFTAR PROGRAM MAGISTER PROFESI PSIKOLOGI UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

Pendahuluan

Pendidikan memiliki peranan strategis menyiapkan generasi berkualitas untuk kepentingan masa depan. Pendidikan dijadikan sebagai institusi utama dalam upaya pembentuk sumber daya manusia (SDM) berkualitas yang diharapkan suatu bangsa. Namun, kompleksitas masalah pendidikan menjadi tuntutan yang masih harus dipecahkan. Dari tahun ke tahun dikarenakan perbaikan ekonomi yang kurang signifikan menyebabkan pembiayaan pendidikan belum bisa ditingkatkan. Masih banyak murid yang putus sekolah, motivasi belajar rendah, beban kurikulum, sarana dan fasilitas belajar tidak memadai, hingga nasib para pendidik dalam status sosial ekonomi yang masih lemah (Syafaruddin dan Anzizhan, 2004).

Diperlukan produk dan layanan baru yang dapat memberikan kepuasan bagi masyarakat. Banyak hal yang harus ditata ulang baik di universitas, sekolah tinggi, maupun di sekolah untuk mengeluarkan lulusan berkualitas dan layanan prima. Berbagai tindakan strategis dan terobosan perbaikan mutu dan pelayanan ditetapkan dan dilaksanakan melalui pengambilan keputusan.

Pembuatan pilihan (choice making) memiliki banyak dimensi, dan dampak. Memilih merupakan bagian dari suatu upaya pemecahan masalah sekaligus sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan (decision making). Dampak penetapan pilihan akan membawa pengaruh jangka pendek atau panjang, baik berupa keuntungan yang diperoleh maupun resiko yang mesti ditanggung. Lebih-lebih penetapan pilihan dalam memilih perguruan tinggi, merupakan keputusan yang berdampak bagi masa depan seseorang (www.indonesiajakarta.org, 01 September 2006 ).

Proses pengambilan keputusan perlu dipahami secara tepat terutama bagi seseorang yang akan melanjutkan jenjang pendidikan perguruan tinggi, karena melalui tahap-tahap dalam proses tersebut maka keputusan yang diambil akan lebih efektif. Saat mengambil keputusan dalam memilih perguruan tinggi, banyak pertimbangan yang akan mempengaruhi pengambilan keputusan tersebut. Faktor-faktor yang pada umumnya menjadi pertimbangan yaitu status perguruan tinggi, citra perguruan tinggi, fasilitas fisik, biaya SPP, proses belajar-mengajar, mutu dosen, dan mutu lulusan setelah mengikuti proses pendidikan (www.indonesiajakarta.org, 01 September 2006).

Pengambilan keputusan merupakan kelanjutan dari tujuan yang ingin dicapai seseorang. Muncul tujuan, biasanya dilatarbelakangi adanya masalah yang dihadapi oleh seseorang. Visi menggambarkan tentang apa yang dicita-citakan seseorang dimasa yang akan datang (masa depan). Nilai mencakup kepercayaan, keyakinan, ajaran mengenai baik atau buruk. Bila seseorang belum dapat mewujudkan visi dan nilai yang dimiliki maka akan timbul masalah. Upaya pemecahan masalah yang dihadapi, biasanya dirumuskan dalam tujuan. Tujuan inilah yang kemudian dikejar dan diperjuangkan seseorang. Untuk mencapai tujuan, diperlukan strategi.

Nilai-nilai yang menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan tersebut sangat erat kaitannya dengan value image atau unsur-unsur pokok yang merupakan prinsip pembuat keputusan. Menurut Beach (1993) bahwa prinsip-prinsip tersebut tergantung pada perilaku pembuat keputusan atau perilaku organisasi dimana individu menjadi anggotanya dan memberikan gambaran apa yang benar dan apa yang salah; gambaran tentang perilaku yang sesuai dan tidak sesuai; serta tujuan yang dianggap berhasil dan kegagalan dalam pencapaian tujuan.

Value image memiliki peranan yang penting dalam pengambilan keputusan. Value image diasumsikan sebagai gambaran dari struktur pengetahuan yang akan mengorganisir nilai dan menuntun perilaku pembuat keputusan. Value Image berfungsi sebagai dasar untuk menginterpretasi dan mengevaluasi seluruh alternatif pilihan yang akan menentukan pengambilan keputusan. Pada umumnya, value image akan mempengaruhi pengambilan keputusan pada pertimbangan-pertimbangan mengenai apakah berbagai pilihan yang ada akan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai tanpa melanggar nilai, kepercayaan, dan moral atau akhlak pembuat keputusan (Beach, 1993).

Download Selengkapnya

Download Versi Lengkap

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: