Hubungan antara Harga Diri dengan Minat Membeli Pakaian Bermerek pada Mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia

Pendahuluan

Negara Indonesia sebagai negara yang berkembang, saat ini telah memacu diri untuk melaksanakan pembangunan di segala bidang. Arah perkembangan tersebut telah ditetapkan dalam tujuan pembangunan nasional yang berupaya mewujudkan suatu masyarakat yang adil, makmur dan merata baik secara material maupun spiritual berdasarkan pancasila. Berdasarkan tujuan pembangunan nasional tersebut, pembangunan negara indonesia akhir-akhir ini semakin digalakkan di berbagai bidang khususnya bidang sosial dan ekonomi.

Keadaaan sosial ekonomi di Indonesia akhir-akhir ini mengalami hambatan secara keseluruhan, dapat dikatakan bahwa angka ekonomi Indonesia mengalami penurunan (Republika, 2004). Meskipun demikian, penawaran produk dengan berbagai jenis dan macam di pasaran mengalami peningkatan. Para produsen berupaya menarik perhatian konsumen dengan mempromosikan produk dengan berbagai strategi pemasaran. Banyaknya pilihan barang kemungkinan besar akan menimbulkan situasi di mana barang-baranglah yang mencari pembelinya. Menurut As’ad (2001) kondisi yang demikian menjadikan seolah-olah barang-barang tersebut berlomba-lomba mencari pembelinya.

Perkembangan jaman tersebut telah membawa implikasi pada perilaku membeli seseorang. Sebelum konsumen membeli suatu produk, konsumen melewati banyak proses dari mulai pengenalan kebutuhan, mencari informasi, evaluasi alternatif sampai membeli (Swastha & Handoko, 2000). Proses tersebut dilakukan konsumen untuk memperoleh produk yang akan memberi kepuasan tersendiri. Semakin banyaknya produk-produk yang membanjiri pasaran mempengaruhi sikap seseorang terhadap pembelian dan pemakaian produk. Orang membeli suatu produk karena berbagai unsur yang ingin dicapainya, seperti unsur psikis, keselamatan, pemilikan, status dan aktualisasi diri (As’ad, 2001). Barang-barang konsumsi kebanyakkan dibeli orang bukan secara rasional, namun lebih berdasar pada emosi atau perasaan mereka. Pembelian suatu produk selain untuk memenuhi kebutuhan fisik juga digunakan sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan psikis.

Kenyataan yang terjadi di Indonesia saat ini yaitu bahwa kaum wanita begitu antusias untuk mengikuti mode yang berkembang, khususnya pakaian casual seperti T’shirt, blus dan celana panjang. Model pakaian yang sedang digemari adalah mode-mode yang ketat dengan merek-merek yang sudah terkenal. Adapun merek-merek pakaian yang digemari wanita adalah produk-produk pakaian casual dalam negeri atau luar negeri, antara lain seperti produk pakaian Hammer, Triset, Tira, Levi’s, Lea, Graphis, Hani & Robert. Dengan banyaknya produk-produk pakaian yang sedang marak dengan merek terkenal ini membuat para wanita berlomba-lomba untuk tampil semenarik mungkin dengan mengenakan produk-produk pakaian tersebut.

Download Selengkapnya

Download Versi Lengkap

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: