HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DENGAN MOTIVASI KERJA PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KANTOR DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA

Pendahuluan

Faktor yang menyebabkan orang untuk bekerja, terutama adalah untuk mendapatkan imbalan atas apa yang dia kerjakan. Imbalan tersebut diharapkan mampu mendorong orang tersebut untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan layak secara ekonomi. Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah salah satu bagian dari berbagai macam jenis pekerjaan yang ada. PNS adalah suatu jenis pekerjaan dimana seorang PNS adalah bekerja untuk negara/pemerintah.

Seperti yang terdapat dalam undang-undang Kepegawaian No 43 tahun 1999, Pasal 03 PNS adalah pegawai yang bekerja untuk pemerintah, menjalankan tugas untuk melancarkan penyelenggaraan negara, serta melayani masyarakat. Kewajiban PNS adalah terdapat dalam pasal 4 tentang kewajiban PNS, yaitu untuk wajib setia pada pancasila serta UUD 45, serta pada pemerintah. Sementara pada Pasal 32 tentang kesejahteraan PNS, mereka berhak mendapatkan gaji tambahan tunjangan jabatan, serta tunjangan untuk keluarganya (pendidikan dan kesehatan) dan tunjangan kematian. Pada masa akhir kerjanya PNS mendapatkan uang pensiun, yang diambilkan dari potongan gaji tiap bulan (iuran pensiun) dari PNS itu sendiri. ( Undang-undang Kepegawaian Lengkap No. 43, tahun 1999).

Belakangan ini, sering terjadi hal-hal yang membuat pegawai negeri menjadi sorotan dari berbagai kalangan, terutama dalam hal kinerjanya.

Sebuah kasus di Jakarta adalah banyaknya pegawai negeri yang melakukan pungutan kepada masyarakat yang seharusnya mereka layani sesuai kewajiban pegawai tersebut, seperti yang terjadi di Jakarta beberapa waktu yang lalu dimana terdapat 33 pegawai yang dikenai sangsi, karena dinilai memperlambat warga yang ingin mengurus kartu tanda penduduk yang hilang akibat bencana banjir. Para pegawai tersebut mempersulit penduduk yang hendak mengurus surat kependudukannya, karena tidak membayar “uang pelicin” untuk mempercepat proses pembuatan KTP mereka (Kompas, 6 Maret 2002).Hal itu mengindikasikan motivasi kerja para PNS rendah dengan seringnya memperlambat pelayanan terhadap masyarakat.

Hal-hal yang mempengaruhi orang dalam bekerja, serta perilakunya dalam bekerja antara lain adalah motivasi kerja. Motivasi adalah faktor penting dalam bekerja karena motivasilah yang mendorong seseorang untuk melakukan apa yang ingin dilakukannya dalam pekerjaannya.

Manusia secara kodrati mempunyai banyak sekali kebutuhan yang harus dipenuhi. Kebutuhan-kebutuhan yang ada pada diri individu ini dapat menimbulkan suatu motivasi untuk dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut. Dengan kata lain kebutuhan dapat berfungsi sebagai motivator tingkah-laku mereka dalam bekerja. Kebutuhan yang timbul dalam diri setiap individu tidaklah sama, dengan demikian motivasi individu dalam berperilakupun berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan yang akan dipenuhinya (Wijayanti, 1995).

Dibalik keuntungan-keuntungan serta kemudahan yang di dapatkan PNS, sering terjadi pula unjuk rasa, mogok kerja yang dilakukan oleh para PNS. Mereka masih juga menuntut banyak tentang pekerjaannya, atau lingkungan kerjanya, seperti kebijakan atasannya, peraturannya dan lain-lain. Mogok kerja, demonstrasi dan hal-hal lain yang dilakukan oleh para PNS tersebut sangat mengganggu proses penyelenggaraan negara serta pelayanannya pada masyarakat.

Download Selengkapnya

Download Versi Lengkap

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: