HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TENTANG KUALITAS AIR MINUM DENGAN MINAT MEMBELI AIR MINUM ISI ULANG

Pendahuluan

Masyarakat dalam menghadapi perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, berusaha untuk hidup lebih sehat. Kenyataan ini dapat dilihat dari pola masyarakat cenderung memilih sesuatu yang sehat untuk dikonsumsi. Pemilihan barang yang akan dikonsumsi, sebagai salah satu cara untuk mendapatkan barang dengan kualitas yang diharapkan serta harga yang cocok. Majalah, Koran, dan televisi menampilkan berbagai iklan yang intinya menawarkan produk dengan mengutamakan kesehatan.

Kenyataannya masyarakat masih belum sepenuhnya memperhatikan masalah kesehatan. Perilaku ini masih dialami masyarakat baik di kota maupun desa. Salah satu contoh masyarakat yang kurang peduli dengan kesehatan lingkungan terutama masalah kesehatan air adalah seperti yang terjadi di kota Surabaya, antara lain mengunakan air sungai untuk keperluan mandi, mencuci, tempat buang sampah, dan kakus (Kompas,05 Juni, 2003).

Pengetahuan masyarakat tentang sarana air bersih belum merata sampai pada kalangan masyarakat bawah. Hal ini terjadi pada sebagian masyarakat desa dan kota yang menjadikan air sungai sebagai sumber penghidupan, dalam arti menggantungkan air yang mengalir di sungai untuk keperluan hidup sehari – hari. Akibat yang bisa ditimbulkan dari bahaya penggunaan air sungai tersebut, apabila air sungai telah tercemar limbah ataupun bakteri yang dapat menimbulkan penyakit (Kompas,14 Januari, 2004).

Masalah yang sering muncul pada saat ini adalah pencemaran air. Pencemaran baik oleh limbah pabrik, sampah, limbah rumah tangga dapat mengakibatkan menurunnya kualitas air untuk konsumsi sebagai air minum. Kasus penyakit diare yang terjadi pada daerah sekitar Surabaya, disebabkan mengkonsumsi air sungai yang tercemar bakteri (Kompas, 19 Juni, 2003). Masyarakat Jogja pernah dikejutkan dengan pencemaran oleh salah satu pabrik kulit (Kedaulatan Rakyat, 18 Agustus 2004). Kasus lain pencemaran adalah yang terjadi di teluk Buyat, yang terkena dampak dari limbah pabrik yang mengandung mercury (Kompas, 24 Agustus, 2004). Sehingga semakin nampak dampak pencemaran lingkungan terutama air terhadap kesehatan. Dampak dari pencemaran kadang tidak dirasakan secara langsung namun kadang muncul dalam beberapa tahun kemudian seperti timbulnya suatu penyakit.

Dampak dari pencemaran air tersebut, menjadikan masyarakat lebih selektif dalam pemenuhan kebutuhan air, khususnya masalah air minum. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya masalah air minum tersebut, sekarang ini berkembang bisnis air minum berbagai merek. Bisnis yang marak saat ini adalah bisnis air minum isi ulang, ini terlihat di sepanjang jalan banyak terlihat tempat pengisian air minum isi ulang. Tempat pengisian air minum isi ulang tersebut menawarkan berbagai keuntungan. Keuntungan yang diwarkan antara lain murah, harga berkisar Rp.3.500,00 sampai dengan Rp.4.000,00 per galon. Ini setengah harga di banding dengan harga air bermerek yang berkisar Rp.8.000,00 per galon. Perbedaan harga yang cukup besar tersebut membuat pengusaha berlomba-lomba dalam bisnis air minum isi ulang dan dengan harapan keuntungan yang besar akan diperolehnya.

Perbedaan harga yang mencolok membuat konsumen tertarik mengkonsumsi air minum isi ulang dengan alasan ekonomis dan kemudahan dalam pelayanan. Keuntungan yang diharapkan oleh konsumen air minum isi ulang selain mendapat air minum yang murah dan juga bisa mendapatkan dengan hanya menghubungi via telepon. Selain harga dan adanya fasilitas layanan antar, ditambah dengan bonus untuk beberapa kali pengisian air minum mendapatkan bonus gratis satu kali pengisian. Hal ini sangat menggiurkan bagi kalangan pengusaha untuk membuka usaha atau bisnis air minum isi ulang. Minat masyarakat terhadap air minum isi ulang sangat besar dan tidak terbatas pada kalangan masyarakat ekonomi kelas bawah.

Download Selengkapnya

Download Versi Lengkap

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: