HUBUNGAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DENGAN SIKAP KREATIF

Pendahuluan

Era globalisasi saat ini memerlukan organisasi yang dapat bertahan dalam perubahan dan perkembangan zaman, sehingga setiap organisasi harus dapat memperbaharui diri mereka sendiri. Perubahan dan perkembangan yang terjadi menuntut organisasi untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan yang berubah. Sadler (1991) mengungkapkan perubahan organisasi sendiri melibatkan bermacam-macam keputusan dan tindakan baru seperti memperkenalkan sistem dan prosedur baru, dan meningkatkan atau meninggalkan sistem dan prosedur lama, tujuannya agar organisasi menjadi lebih efektif dalam mencapai tujuan.

Organisasi sendiri menurut sifatnya dapat dikelompokkan ke dalam organisasi pemerintah dan swasta. Organisasi yang akan dibahas kali ini hanya dibatasi organisasi pemerintah dimana bidangnya dilaksanakan dalam bentuk memberikan pelayanan dan pelaksanaan pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Organisasi seperti ini disebut sebagai organisasi non profit, karena kegiatannya tidak bermaksud untuk mencari keuntungan, demikian menurut Nawawi (1997).

Organisasi pemerintah termasuk pemerintah daerah (Pemda) sebagai penyelenggara pemerintahan dituntut agar dapat dikelola secara modern, karena pemerintah daerah sebagai penyelenggara otonomi daerah merupakan organisasi yang harus peka terhadap masyarakat di sekitarnya. Pemerintah daerah harus mampu menyesuaikan antara kepentingan masyarakat dengan kebijakan-kebijakan yang saat ini dapat dikembangkan sendiri. Pratikno (1999) mengungkapkan bahwa pembuatan kebijakan oleh pemerintah pusat saat ini diharapkan dapat mempengaruhi kepentingan daerah. Mekanisme tersebut dapat dijalankan agar tidak terjadi tekanan-tekanan dan sentralisasi oleh pemerintah pusat tanpa mengindahkan heterogenitas yang terjadi di pemerintah daerah.

Tantangan dan permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah daerah saat ini lebih beragam, karena pemerintah daerah tidak lagi bergantung pada kebijakan yang dibuat oleh pemerintah pusat, selain itu pemerintah daerah harus mampu melayani kebutuhan masyarakat dengan cepat dan mengena pada sasaran agar dapat memenuhi perubahan yang sedang dihadapi. Tantangan dan permasalahan yang sangat beragam tersebut tidak hanya sampai disitu saja, akan tetapi potensi yang dimiliki oleh setiap pemerintah daerah juga merupakan tantangan tersendiri. Rasyid (http//www.kcm.com, 2000) menambahkan bahwa tidak semua daerah memiliki potensi yang sama, untuk itu diperlukan sumber daya manusia yang kreatif agar suatu daerah dapat berkompetisi dengan daerah lain dalam mengembangkan dan memaksimalkan potensi yang dimiliki.

Secara khusus tantangan yang dimiliki oleh pemerintah daerah telah diteliti oleh Himam, Riyono dan Sumaryono (2003) hasilnya bahwa sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penentu agar sebuah organisasi dapat terus meningkatkan kualitasnya ditengah kondisi yang sangat dinamis. Kualitas SDM yang tinggi mempunyai peran yang strategis dalam menghadapi luasnya tantangan dan tuntutan lingkungan yang harus dihadapi oleh organisasi, termasuk organisasi pemerintah daerah.

Download Selengkapnya

Download Versi Lengkap

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: