PENERIMAAN DIRI WANITA PENDERITA KANKER PAYUDARA DITINJAU DARI KEPRIBADIAN TAHAN BANTING (HARDINESS) DAN STATUS PEKERJAAN

Pendahuluan

Kesehatan adalah sesuatu yang sangat berharga bagi setiap manusia. Manusia dapat menjalankan berbagai macam aktivitas hidup dengan baik bila memiliki kondisi kesehatan yang baik pula. Kondisi fisik yang sehat dan segar akan berpengaruh pada produktivitas dan efektivitas kegiatan manusia. Begitu banyak hal yang bisa dilakukan dengan baik oleh manusia tatkala memiliki kesehatan yang prima. Kegiatan-kegiatan seperti belajar, berolahraga, bertamasya, bekerja,dan lain-lain akan lebih berjalan lancar bila ditunjang kesehatan fisik. Kesehatan psikis juga tak kalah penting dengan kesehatan fisik dalam menunjang kegiatan manusia. Kesehatan fisik dan psikis memiliki hubungan kausalitas dalam menunjang kegiatan manusia sehari-hari (Izzaty,1999).

Kesehatan menjadi begitu penting dalam masyarakat saat ini. Apalagi dengan maraknya berbagai macam penyakit yang makin merebak akhir-akhir ini, mulai dari penyakit ringan sampai yang berat dan menyebabkan kematian. Penyakit merupakan hal yang menakutkan bagi manusia karena penyakit menyerang salah satu nikmat manusia yang diberikan Allah SWT yaitu kesehatan. Pada masa sekarang ini, di negara-negara industri, orang-orang mati pada usia lanjut dan karena sebab yang berbeda. Problem kesehatan yang utama dan sebab-sebab kematian sekarang ini adalah karena penyakit-penyakit kronis (Sarafino,1990).

Bila manusia terkena penyakit, maka diperlukan penanganan dan pengobatan agar dapat sehat kembali. Saat ini biaya untuk pengobatan makin mahal, terlebih untuk kasus-kasus penyakit berat atau kronis seperti stroke, kanker, jantung, lever dan lain-lain. Biaya untuk operasi, obat-obatan, perawatan pasca operasi, dan lain-lain sudah sangat mahal. Selain itu, penyakit kronis juga menimbulkan dampak psikologis yang kompleks bagi penderitanya apalagi penyakit kronis seperti kanker. Semakin berat penyakit yang menyerang seseorang, semakin berat pula gangguan atau tekanan psikologis yang dialami ( Hartini,2005 ).

Saat ini kanker masih merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Di Indonesia diperkirakan setiap tahunnya terdapat 100 penderita kanker yang baru dari setiap 100.000 penduduk. Menurut hasil Survai Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) Departemen Kesehatan RI, kematian yang disebabkan kanker meningkat dari tahun ke tahun ialah : 4,5 %0 (1989), 4,5 %0 (1992), dan 4,9 %0 (1995). Data dari Departemen Kesehatan menunjukkan bahwa angka prevalensi penderita kanker payudara di Indonesia sebesar 876.665, namun hingga saat ini belum ada data statistik yang menggambarkan penderita kanker payudara di Indonesia (Kusminarto,2006).

Timbulnya penyakit bukan infeksi, yaitu penyakit akibat kemunduran pertumbuhan sel (penyakit degeneratif) seperti penyakit jantung dan penyakit kanker di Indonesia, erat kaitannya dengan peralihan Indonesia dari negara pertanian menjadi negara industri yang mengubah perilaku atau gaya hidup dan kebiasaan masyarakat. Kanker adalah penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Sel-sel kanker ini dapat berkembang dan menyebar ke bagian tubuh lainnya sehingga bisa menyebabkan kematian ( Yayasan Kanker Indonesia,2005)

Perasaan tak nyaman yang dirasakan manusia karena penyakit kanker dapat membesar tatkala kanker ini merusak dan menyerang bagian tubuh yang sangat besar makna dan peranannya sebagai identitas dan nilai diri manusia secara spesifik. Contoh yang paling banyak diangkat adalah kanker pada wanita seperti kanker payudara. Sampai saat ini, kanker payudara masih menjadi “monster” yang menakutkan bagi wanita. Kanker payudara masih dianggap pembunuh nomor dua setelah penyakit jantung koroner (Eramuslim,23 Desember 2005).

Kanker payudara merupakan tumor ganas kedua yang paling banyak menyerang wanita, setelah kanker leher rahim. Kanker ini biasanya menyerang wanita muda/ dewasa. Penderita termuda dilaporkan berusia 20-29 tahun, penderita terbanyak berusia 40-49 tahun dan yang tertua berumur 80-89 tahun ( BKKBN,1 November 2005).

Di Indonesia setiap tahun ada 100 wanita dari 100.000 penduduk yang terkena kanker payudara. Jika melihat data WHO, ada sekitar 1,2 juta wanita yang didiagnosis menderita kanker payudara di tahun 2004 lalu. Sedangkan di Amerika,diperkirakan sekitar 215.990 wanita didiagnosis menderita kanker payudara invasive (stadium I-IV) dan 59.390 lainnya didiagnosis dengan kanker payudara tingkat dini (Kartika, 2005).

Download Selengkapnya
Bab I
Bab II -1
Bab II -2

Download Versi Lengkap

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: