HUBUNGAN ANTARA KONTROL DIRI DENGAN KEKERASAN FISIK PADA ANAK YANG DILAKUKAN OLEH IBU

Oleh :

Agnes Saraswati Devi
Hepi Wahyuningsih S.Psi., M.Si

INTISARI

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan antara kontrol diri dengan kekerasan fisik pada anak yang dilakukan oleh ibu. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara kontrol diri dengan kekerasan fisik pada anak yang dilakukan oleh ibu. Semakin tinggi kontrol diri maka semakin rendah perilaku kekerasan fisik pada anak. Sebaliknya semakin rendah kontrol diri maka semakin tinggi perilaku kekerasan fisik pada anak.

Subyek dalam penelitian ini adalah para ibu yang mempunyai anak usia 0-18 tahun dan tinggal di daerah dengan status perekonomian menengah kebawah. Teknik pengambilan subyek yang digunakan adalah purposive sampling. Adapun skala yang digunakan adalah Skala Kontrol Diri sejumlah 17 aitem berdasarkan aspek yang dikemukakan oleh Averill (Sarafino,1994) dan Skala kekerasan anak sejumlah 25 aitem. Kedua skala dibuat sendiri oleh peneliti.
Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan fasilitas program SPSS Versi 12,0 for windows untuk menguji apakah ada hubungan antara Kontrol Diri dengan Kekerasan Fisik Pada Anak. Korelasi Spearman menunjukkan korelasi sebesar r=-0,108; p = 0,365 yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara Kontrol Diri dengan Kekerasan fisik pada anak. Jadi hipotesis penelitian ditolak.

Kata kunci: Kontrol Diri, Kekerasan Fisik pada Anak.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: