[psikologi_transformatif] Digest Number 5988[1 Attachment]

There are 6 messages in this issue.

Topics in this digest:

1. ACCA+MBA on Campus/Online 100% Funded MBA + InterActive ACCA Distanc
From: Devsa U

2. [BUKU INCARAN] Butuh Berapa Orang untuk Menerbitkan Sebuah Buku?
From: Anwar Holid

3. Keajaiban Berakhlak Baik
From: muhamad agus syafii

4. Pengiriman Katalog MPPO. Free
From: Budi Setiawan

5a. 8 % Home Loan – Limited Period Offer
From: Home Loan
5b. 8 % Home Loan – Limited Period Offer
From: Home Loan

Messages
________________________________________________________________________
1. ACCA+MBA on Campus/Online 100% Funded MBA + InterActive ACCA Distanc
Posted by: "Devsa U" devsa_u@yahoo.com devsa_u
Date: Mon Feb 15, 2010 9:12 am ((PST))

ACCA+MBA
on Campus/Online
100%
Funded MBA + InterActive ACCA Distance Learning
http://studyonline-magha.blogspot.com

Study
Education Abroad
1000s
Education Courses Abroad Find Out More & Apply Online Now
http://onlineeducation-jj.blogspot.com

Study In
Canada
Graduate From Top Canada College 30,000 Courses
Available. Reg Now !
http://studyabroad-jj.blogspot.com

Study MBA in London
Study 1 year Work 2 years in UK £7000 Scholarship, Visa Support
http://higherstudy-magha.blogspot..com

Online
Jobs From Home
Receive
$2000-$8000 Weekly. Part Time Online Jobs Offered.

Management Courses
Top Business Management Colleges & Courses
http://onlinecoursestraining-magha.blogspot.com

MBA Admissions 2010Free
Info on MBA Colleges, Courses Admissions & Placements.. Login Now!

The INTERNET now has a personality. YOURS! See your Yahoo! Homepage. http://in.yahoo.com/

Messages in this topic (1)
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
2. [BUKU INCARAN] Butuh Berapa Orang untuk Menerbitkan Sebuah Buku?
Posted by: "Anwar Holid" wartax@yahoo.com wartax
Date: Mon Feb 15, 2010 2:45 pm ((PST))

[BUKU INCARAN]

Butuh Berapa Orang untuk Menerbitkan Sebuah Buku?
—Anwar Holid

Sekitar Agustus 2007 Anwar Holid mendapat surat dari Katalin Nagy bahwa dia ingin mengakrabkan sastra Hongaria ke pembaca Indonesia. Dia mencari penerjemah untuk mengerjakan proyek The Ninth (A kilencedik) karya Ferenc Barnás, sekaligus mencari penerbit untuk novel tersebut. Ferenc telah memenangi dua anugerah sastra paling terkemuka di tanah airnya: Sándor Márai Prize (2001) dan Tibor Déry Prize (2006). Edisi Inggris A kilencedik memenangi grant penerjemahan PEN America, terbit dalam seri Writings from an Unbound Europe. Katalin berkomitmen besar terhadap proyek tersebut. Dia menanggung biaya penerjemahan dan siap membeli sekitar seratus kopi begitu novel itu terbit dalam bahasa Indonesia, sementara Ferenc menggratiskan hak terjemahannya.

Waktu itu Anwar sedang kerja di penerbit J_, jadi dia usul agar penerbit itu menerima tawaran tersebut. Tawaran ini menurutnya cukup menggiurkan, meski bukannya tanpa beban. Dia menilai penerbit bisa mendapat prestise maupun publisitas dengan menerbitkan novel dari bangsa yang jauh. Hongaria—negeri seperti apakah itu, selain konon terkenal berkat Kubus Rubik, Ferenc Puskas, dan para pemenang Hadiah Nobel? Katalin ingin cetakan pertama novel itu minimal antara 3000 – 5000 kopi. Itu cukup berat bagi penerbit J_, apalagi bagian pemasaran ragu bisa menjualnya dengan mudah. Jadi mereka menolak.

Anwar punya 4-5 kenalan editor di beberapa penerbit lain. Dia menyurati yang kira-kira tertarik proyek tersebut, menceritakan maksud dan kondisinya, berharap bisa mudah mendapat penerbit. Sementara itu Katalin mengontak penerjemah agar mengerjakan bab pertama dari edisi Inggris terjemahan Paul Olchváry. Terpilihlah Saphira Zoelfikar. Tidak langsung menerjemahkan dari bahasa Magyar? Susah mendapat penerjemah Indonesia yang bisa bahasa mayoritas di Hongaria itu.

Ternyata keinginan Katalin dan upaya Anwar agak sulit segera terwujud. Beberapa editor mengabaikan surat itu. Ada editor di penerbit tua menyatakan berminat. Ia mengusahakan menerbitkan novel itu. Beberapa waktu kemudian dia bilang bahwa manajemen mau memproduksi novel itu dengan syarat ada yang menanggung biaya produksi—jadi harus ada pendonor tambahan lagi. Ini sulit buat Katalin, karena di luar pilihannya. "Mau berkomitmen" itu bukannya berarti bahwa penerbit ikut menanggung biaya produksi, sebab mereka juga yang akan menikmati keuntungan—bila buku itu nanti ternyata cukup mudah dijual ke pembaca target, tak sesulit prakiraan awal. Secara implisit kawan ini berhenti berjanji mengusahakan penerbitan di perusahaannya.

Setahun berlalu dan harapan menerbitkan novel itu masih kabur. Pada kesempatan lain, Anwar menulis surat lagi ke editor lain—kali ini termasuk ke kenalan jauh yang kadang-kadang terasa spekulatif. Kawan-kawannya yang kerja di bagian pemasaran atau distribusi pun dia kontak, dengan harapan bisa meneruskan ke editor akuisisi atau para pengambil keputusan. Dia pikir mungkin ada yang salah dengan usaha pertama dulu, hingga proposal ini kurang menggerakkan. Di saat bersamaan, proyek penerjemahan Saphira terus berjalan. Meski belum mendapat kepastian penerbit, komitmen Katalin rupanya mulai benar-benar terwujud. Dia sejak awal secara menyeluruh memeriksa terjemahan itu, meski lebih suka menyebut dirinya sebagai "penyelaras pada naskah asli" alih-alih sebagai "editor."

Usaha kedua ini segera berhasil. Anastasia Mustika, editor GPU, langsung menyanggupi menerbitkan The Ninth, sambil bertanya, "Bagaimana proses selanjutnya?" Proses selanjutnya merupakan detil usaha penerbitan yang lebih merepotkan, banyak urusannya, dan melibatkan orang lain lagi. Siapa akan mendesain covernya? Bagaimana pembayarannya? Bagaimana publisitasnya? Dan seterusnya. Detail ini menambah deretan orang yang terlibat dalam penerbitan sebuah judul buku jadi makin panjang, dan menguak bahwa biaya penerbitan harus dijabarkan lebih pasti. Pilihan pertama desainer covernya ialah Ariani Darmawan, seorang desainer-sutradara, pemilik Rumah Buku. Dia membuat lima alternatif cover, salah satunya menggunakan foto karya Paulo Costa, orang Brasil. Cover ini jadi favorit orang yang terlibat di awal proses penerbitan. Ariani mengontak Paulo menanyakan izin dan copyright foto tersebut, yang di luar dugaan malah dia berikan gratis untuk cover The Ninth. Ini kejutan
menyenangkan!
____________________________
ENDORSEMENT

The Ninth adalah novel perenungan pribadi yang lebih memberikan dasar untuk eksplorasi daripada yang muncul di permukaan, dan merupakan novel yang berhasil memunculkan suara anak kecil dengan baik.
—Josh Maday
____________________________

Begitu penyuntingan selesai, muncul rencana publisitas. Makin besar lingkaran orang terlibat untuk mengenalkan novel ini ke publik Indonesia. Siapa mau mengurus? GPU mengajukan Ade Trimarga. Sementara di Jogja Katalin berhubungan dengan Marie Le Sourd (Direktur LIP) membuat Festival Budaya Hongaria untuk meramaikan publisitas, juga mengajak Saphira dan Raudal Tanjung Banua untuk mengisi acara. Dia juga mengundang pianis Michael Asmara yang menciptakan komposisi berdasarkan novel itu.

Di Bandung, Budi Warsito terlibat mengurus publisitas ini. Rencana publisitas merupakan wujud dari obrolan dengan dia. Siapa kira-kira yang bakal cukup asyik membicarakan topik relevan dengan ini? Nama Ari Jogaiswara muncul. Kami pernah 1-2 kali melihat dia jadi host talkshow buku di QB Setiabudi Bandung. Kami menghubungi dua orang agar bisa mengontaknya, dari rekanan dan mantan mahasiswanya. Ahda Imran kami tawari untuk jadi moderator acara nanti, yang baru ia konfirmasi beberapa minggu kemudian. Untuk menggugah kesan pada isi buku, terbetik membacakan cuplikannya. Yopi Setia Umbara bertugas mengisahkannya, bareng kawannya (Riksa) yang akan memberi ilustrasi musik. Anwar menghubungi 3-4 penyiar yang memiliki program buku, dengan respons beda-beda. Sebagian acara ternyata sudah tutup buku atau kini harus bayar. Theoresia Rumthe dari SKY FM antusias siap membicarakan The Ninth, termasuk sekalian dengan mengundang penulisnya.

Ternyata butuh lebih dari selusin orang untuk berpartisipasi dalam penerbitan sebuah judul. Kata Joyce Wycoff, buku merupakan cerminan usaha, cinta, dan dukungan begitu banyak orang. Ada banyak utang budi di setiap upaya penerbitan—sebagiannya langsung lunas dibayar secara profesional. Tanpa pengaruh atau jerih payah bantuan sejumlah pihak, sebuah buku belum tentu bisa terbit. Ini belum melibatkan pembaca lebih luas yang nanti diharapkan merespons, mengkritik, mengomentari, atau menikmati karya itu. Ari Jogaiswara bilang, "Apa arti The Ninth diterbitkan bagi publik Indonesia? Kira-kira harapan penulisnya sendiri seperti apa? Siapa kira-kira pembaca The Ninth? Kalau dia baca The Ninth, buku macam apa lagi yang ada di rak bukunya? Apa masih kurang mendapat pembaca lebih luas dari masyarakat berbahasa Inggris?" Ari berpendapat bahwa diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris sudah merupakan 'award' tersendiri bagi penulis nonbahasa Inggris, terutama untuk
mendapat perhatian lebih besar.

Di Indonesia, The Ninth terbit 23 Februari 2010. Pada Sabtu, 13 Maret ada acara publisitasnya di Rumah Buku Bandung, dilanjutkan Jumat, 19 Maret di LIP Jogjakarta. Ferenc Barnás akan hadir di acara tersebut.[]

Anwar Holid bekerja sebagai editor, penulis, dan publisis. Blogger @ http://halamanganjil.blogspot.com.

KONTAK: wartax@yahoo.com | HP: 085721511193 | Panorama II No. 26 B Bandung 40141.

Situs terkait:
http://www.gramedia.com
http://www.ferencbarnas.com
http://www.rukukineruku.com
http://www.nupress.northwestern.edu/ue

Messages in this topic (1)
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
3. Keajaiban Berakhlak Baik
Posted by: "muhamad agus syafii" agussyafii@yahoo.com agussyafii
Date: Mon Feb 15, 2010 6:52 pm ((PST))

Keajaiban Berakhlak Baik

By: agussyafii

Siang itu saya di Rumah Amalia kedatangan seorang tamu, anak muda yang bercerita bahwa di dalam hidupnya senantiasa dimudahkan, 'sewaktu sekolah bukanlah termasuk ranking di dalam kelas, begitu selesai bisa langsung kerja, sampai bekerja pun termasuk yang biasa-biasa aja namun kariernya sampai puncaknya,'ucapnya.

'Bagaimana anda bisa melakukan semua itu?' tanya saya padanya.

 'Ibu saya selalu mengajarkan agar senantiasa berbuat baik kepada orang lain, perlakukanlah orang lain sebagai engkau ingin diperlakukan.' jawabnya dengan mata berkaca-kaca, menerawang seolah teringat nasehat ibunda tercinta. Itulah keajaiban perbuatan baik yang telah menjadi akhlak yang baik. Akhlak yang baik dan mulia selalu membawa keberuntungan bagi hidup kita.

Akhlak adalah keadaan batin seseorang yang menjadi sumber lahirnya perbuatan dimana perbuatan itu lahir dengan mudah tanpa memikirkan untung rugi. Bagi orang yang berakhlak baik, berbuat baik adalah satu ekpresi, bukan transaksi, oleh karena itu perbuatan baiknya mengalir begitu saja tanpa harus mempertimbangkan untung rugi. Yang dimaksud dengan perbuatan adalah kegiatan fisik atau mental yang dilakukan secara sengaja dan bertujuan. Perbuatan bisa berujud aktifitas gerak, bisa juga berwujud diam tanpa gerak. Tidak berbuat dan tidak berkatakata yang dilakukan secara sengaja adalah suatu perbuatan yang bernilai akhlak. Oleh karena itu bagi orang yang berakhlak, perkataannnya, perbuatannnya dan diamnya diukur secara cermat, kapan harus berkata dan kapan harus diam, kapan harus bertindak dan kapan harus berdiam diri. Akhlak mengandung dimensi vertikal, horizontal dan internal, oleh karena itu kemanfaatan hidup berakhlak dirasakan oleh masyarakat dan oleh
orang yang bersangkutan.

Kejaiban Hidup dengan berakhlak baik hadir dalam berbagai bentuk, diantaranya sebagai berikut ini:

     1. Dapat menikmati ketenangan hidup. Ketenangan dalam hidup diperoleh oleh orang yang tidak memiliki konflik batin, konflik interest. Konflik batin timbul disebabkan oleh ketidak mampuan seseorang berakrab-akrab dengan diri sendiri, dengan kemampuan diri sendiri, dengan apa yang telah dimiliki. Pusat perhatian orang berakhlak ialah pada bagaimana menjadikan dirinya bermakna, bermakna bagi keluarga, masyarakat dan bangsa serta kemanusiaan sesuai dengan nilai yang diajarkan oleh Tuhan Sang Pencipta. Dari segi ini orang yang berakhlak selalu bekerja keras tak kenal lelah untuk orang lain, yang dampaknya pulang kepada diri sendiri, yaitu tidak hirau terhadap kesulitan pribadinya. Secara internal orang berakhlak selalu mensyukuri nikmat Allah kepada dirinya sehingga ia merasa telah diberi banyak dan banyak memiliki. Dari itu ia selalu berfikir untuk memberi dan sama sekali tidak berfikir untuk menguasai apa yang telah dimiliki orang lain.

  2. Tidak mudah terguncang oleh perubahan situasi. Perubahan merupakan sunnatullah dalam kehidupan. Terkadang perubahan terjadi dengan amat cepat, membalik keadaan begitu rupa, yang selama ini berkuasa jatuh terhina, yang terhina naik ke atas panggung, yang selama ini ditabukan justeru berubah menjadi perilaku umum setiap hari, yang mudah menjadi sulit, sebaliknya yang semula mustahil menjadi sangat gampang. Bagi orang yang berakhlak, perubahan itu tak lebih hanya sunnatullah kehidupan, sementara sunnatullah itu sendiri justeru tidak berubah. Oleh karena itu bagi orang yang berakhlak, yang menjadi perhatian adalah bukan perubahannya, tetapi yang tidak berubah, yaitu kaidah-kaidah sunnatullah, seperti kebenaran akan jaya dan kebatilan akan runtuh, bahwa setiap kesulitan akan membawa kemudahan, bahwa kejujuran akan mendatangkan keberkahan, bahwa yang yang buruk, meski disembunyikan akan terbuka, bahwa yang baik meski sedikit akan diakui juga , bahwa
merendahkan diri akan mendatangkan kemuliaan dan bahwa kesombongan akan berakhir dengan kehancuran. Bagi orang berakhlak dengan akidah tersebut diatas, ia akan memandang perubahan situasi justem dengan perspektif sunnatullah yang tidak berubah. Oleh karena itu ia tetap tenang di tengah perubahan zaman.

 3. Tidak mudah tertipu oleh fatamorgana kehidupan. Kehidupan yang kita jalani memang benar-benar merupakan realitas, tetapi tak jarang apa yang ditawarkan kepada kita dan apa yang sedang kita ikuti sebenarnya bukan realitas tetapi hanya fatamorgana belaka. Bahwa untuk menjadi pandai orang harus belajar adalah realitas, bahwa untuk mencapai ke tingkat sosial tertentu orang harus berjuang melalui tahap-tahap pekerjaan adalah realitas, bahwa untuk menjadi kaya orang harus berusaha secara ulet serta membutuhkan waktu adalah realitas. Sebaliknya untuk menjadi pintar mendadak, menjadi kaya mendadak, untuk mencapai kedudukan tinggi secara mendadak adalah lebih sering merupakan fatamorgana yang menipu. Bagi orang yang berakhlak, fatamorgana kehidupan tidak menarik baginya, karena ia justeru tertantang untuk mengatasi kesulitan secara realistis. Orang yang berakhlak tahu persis makna sabar, yaitu tabah hati tanpa mengeluh, dalam menghadapi cobaan dan
rtintangan, dalam jangka waktu tertentu, dalam kerangka mencapai tujuan. Orang sabar tahu persis bahwa menggapai tujuan bukan suatu yang mudah karena untuk itu membutuhkan waktu dan keuletan dalam menghadapi rintangan. Hanya orang dalam keadaan lemah mental atau tertekan sajalah yang mudah tertipu oleh fatamorgana kehidupan, kepada sesuatu yang nampaknya sangat menjanjikan tetapi sebenarnya tipuan belaka.

 4. Dapat menikmati hidup dalam segala keadaan. Sudah menjadi sunnatullah bahwa hidup manusia mengalami pasang dan surut, terkadang beruntung, di lain kali merugi, terkadang disambut oleh banyak orang, di lain kali dimaki dan bahkan diusir oleh orang banyak. Bagi orang yang berakhlak, karena prinsip hidup lurus yang selalu dipegang, maka ia selalu siap menghadapi keadaan surut maupun keadaan pasang. Di waktu beruntung ia bersyukur kepada Tuhan, berbagi rasa syukurnya kepada orang lain dan tidak menghambur-hamburkan keberuntungannya. Meski keberuntungan melimpah ruah, orang berakhlak tetap hidup wajar, tidak berlebihan dan tetap menjadi dirinya. Ketika sedang mengalami surut dalam hidupnya ia sabar, tidak mengeluh dan menerima apa adanya. Meski dalam keadaan serba kekurangan secara materi, orang yang berakhlak masih tetap memiliki keindahan dalam hidupnya karena ia tetap bisa melakukan sesuatu yang bermakna. Adapun orang yang tak berakhlak ketika
beruntung ia lupa daratan berfoya-foya dengan keberuntungannya, dan ketika jatuh merugi ia lupa ingatan, sedih berkepanjangan, stress dan ada yang bunuh diri.

Wassalam,
agussyafii
—-
Terima kasih atas dukungan dan partisipasi teman2 semua dengan terselengarakannya 'program Kegiatan 'Amalia Satukan Hati (SEHATI)' Hari Ahad, Tanggal 14 Februari 2010 Di Rumah Amalia. Info selengkapnya di http://www.facebook.com/agussyafii atau http://agussyafii.blogspot.com, http://www.twitter.com/agussyafii, atau sms di 087 8777 12 431

Messages in this topic (1)
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
4. Pengiriman Katalog MPPO. Free
Posted by: "Budi Setiawan" bukik_psi@yahoo.com bukik_psi
Date: Mon Feb 15, 2010 9:23 pm ((PST))

Salam Damai
Sehubungan dengan akan dibukanya pendaftaran mahasiswa baru MPPO (Magister perubahan dan pengembangan organisasi) maka

Bagi rekan-rekan yang berminat menjadi praktisi perubahan dan pengembangan organisasi atau pemimpin stratejik
atau
Mungkin rekan-rekan merasa mempunyai kenalan atau saudara yang sekiranya berkeinginan seperti itu
Rekan-rekan bisa mendapatkan Katalog dan brosur MPPO 2010
Silahkan kirim nama dan alamat surat
ke
sms
08563069972

email
mppo@unair.ac.id

Kami akan mengirimkan ke anda atau kenalan/saudara anda

Terima kasih

Ketua Program Studi

Imagining, Learning and Creating for Life

Budi Setiawan
http://mppo.psikologi.unair.ac.id/
http://bukik.org

SMS: 0856 306 99 72
FB: bukikpsi@gmail.com

Jadwal Pendaftaran & Seleksi
PROGRAM
MAGISTER PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI
SEMESTER GASAL 2010/2011
Gelombang I
KEGIATAN WAKTU
Pengambilan Formulir Pendaftaran 22 Maret – 16 April 2010
Pengembalian & Pembayaran biaya pendaftaran 19 – 24 April 2010
Ujian Tulis dan Wawancara 25 April 2010
Pengumuman Hasil Seleksi 10 Mei 2010
GELOMBANG II
KEGIATAN WAKTU
Pengambilan Formulir Pendaftaran 24 Mei – 18 Juni 2010
Pengembalian & Pembayaran biaya pendaftaran 21 – 25 Juni 2010
Ujian Tulis dan Wawancara 26 Juni 2010
Pengumuman Hasil Seleksi Jadwal menyusul
Matrikulasi Minggu IV Juli – Minggu Agustus (jadwal menyusul)

Nikmati chatting lebih sering di blog dan situs web. Gunakan Wizard Pembuat Pingbox Online. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

1 of 1 File(s) http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/attachments/folder/331403711/item/list

Brosur MPPO 2010.doc

Messages in this topic (1)
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
5a. 8 % Home Loan – Limited Period Offer
Posted by: "Home Loan" neha4@moneytroops.com ashishshop8
Date: Mon Feb 15, 2010 10:59 pm ((PST))

8 % Fixed rate of interest !!.
<http://moneytroops.com/ads/ads3.php>

Home Loan
Check if you are eligible
Enter Your Details Check if you are eligible

Check Here !!
Scheme Valid of Few Customers
<http://moneytroops.com/ads/ads3.php>

Messages in this topic (2)
________________________________________________________________________
5b. 8 % Home Loan – Limited Period Offer
Posted by: "Home Loan" neha4@moneytroops.com ashishshop8
Date: Tue Feb 16, 2010 1:53 am ((PST))

8 % Fixed rate of interest !!.
<http://moneytroops.com/ads/ads3.php>

Home Loan
Check if you are eligible
Enter Your Details Check if you are eligible

Check Here !!
Scheme Valid of Few Customers
<http://moneytroops.com/ads/ads3.php>

Messages in this topic (2)

————————————————————————
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/

<*> Your email settings:
Digest Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
psikologi_transformatif-normal@yahoogroups.com
psikologi_transformatif-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
psikologi_transformatif-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

————————————————————————

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: