Kemasakan Sosial Dan Manajemen Diri Mahasiswa

Kemasakan Sosial Dan Manajemen Diri Mahasiswa

Sebagaimana telah dijelaskan, bahwasannya kemasakan sosial berarti kemampuan memelihara diri dan berpartisipasi dalam berbagai aktivitas yang sesuai dengan masa perkembangan dan situasi sosial budayanya sehingga mengerti, memahami, menghormati, dan melaksanakan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat sebagai bentuk kemampuannya menyesuaikan diri dalam masyarakat yang mendukung tercapainya kemandirian sebagai orang dewasa. Maka, pada saat usia seseorang telah mencapai fase-fase pubertas, sudah sewajarnya kemasakan sosial yang dimilikinya pun akan meningkat. Terlebih lagi bila seseorang telah menempuh pendidikan tinggi seperti kuliah di universitas, kemasakan sosialnya akan meningkat dengan optimal.

Melalui kemampuan sosial berupa penyesuaian diri yang baik, seseorang dapat mengelola tuntutan-tuntutan sosialnya dengan memperhitungkan kondisi pribadinya. Misalnya, saat seseorang dituntut oleh lingkungan untuk memakai baju yang serba rapi, maka orang yang memiliki kemasakan secara sosial juga memiliki kesiapan psikologis untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan tersebut.

Kesiapan menyesuaikan diri ini memiliki implikasi dengan kemampuan mengelola diri sendiri, yang biasa disebut manajemen diri.  Menurut Covey (1997) manajemen diri mampu meningkatkan diri individu secara progresif pada kontinum kematangan, dari ketergantungan (dependence), menuju kemandirian (independence) hingga kesalingtergantungan (interdependence). Orang yang tergantung membutuhkan orang lain untuk mendapatkan apa yang mereka kehendaki. 

Orang yang mandiri dapat memperoleh apa yang mereka kehendaki melalui usaha mereka sendiri. Orang yang saling tergantung menggabungkan upaya mereka sendiri dengan upaya orang lain untuk mencapai keberhasilan terbesar bersama dan untuk menjadi saling tergantung tidak akan mungkin terjadi bila tidak didahului oleh kemandirian. 

Oleh karena itu maka dapat dikatakan bahwa individu akan mampu melakukan manajemen diri dengan baik bila telah mencapai kemasakan sosial yang baik pula, sebab tujuan dari pencapaian kemasakan sosial tersebut adalah kemandirian, yang menjadi dasar lahirnya manajemen diri yang baik. Sehingga, dari sinilah manajemen dirinya memperoleh jalan untuk berkembang optimal. 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: