Peran Seks Yang Berwawasan Jender

Peran seks yang berwawasan jender dan menjadi isu-isu jender adalah sebagai berikut ( LSPPA, 1999 ) :

a. Arti dan nilai anak menurut jenis kelamin.

Anak laki-laki cenderung mempunyai arti yang berhubungan dengan martabat, perlindungan dan tumpuan harapan keluarga masa depan. Diharapkan laki-laki mampu menjadi pemimpin perempuan. Perempuan di sini tidak hanya sebagai istrinya, melainkan juga ibu dan saudara perempuannya. Baca lebih lanjut

Pola Asuh Adil Jender

Pola asuh adil jender yaitu suatu pola asuh yang tidak membedakan antara laki-laki dan perempuan dalam hal untuk mendapatkan kesempatan yang sama dalam melakukan sesuatu (Anto,dkk. 1998). Baca lebih lanjut

Aspek-Aspek Pola Asuh Otoriter

Menurut Frazier (2000), ada empat aspek-aspek  pola asuh otoriter, yaitu:

a.   Aspek batasan perilaku (behavioral guidelines)

Pada aspek ini, orangtua sangat kaku dan memaksa. Anak – anak sudah dibentuk sejak kecil sehingga mereka tidak mempunyai ruang untuk berdiskusi atau meminta keterangan. Cara yang digunakan untuk memaksakan petunjuk – petunjuk perilaku tersebut melalui cara – cara diktator, seringkali memakai hukuman yang berlebihan atau keras dan di luar kemampuan si anak untuk menjalankan hukuman tersebut. Keseluruhan tujuan dari gaya ini adalah untuk melakukan kontrol anak dan bukannya mengajari anak atau membantu anak untuk mengembangkan otonominya. Baca lebih lanjut

Pola Asuh Otoriter-Otoritatif Terhadap Anak

Pola asuh orangtua otoriter yaitu pola asuh yang menekankan adanya kekuasaan orangtua, adanya hubungan yang kurang hangat antara orangtua dengan anak serta keberadaan anak yang kurang diakui oleh orangtua. Faktor pola asuh orangtua merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pembentukan kepribadian anak seperti anak akan menjadi tidak bahagia dan cendrung menarik diri dari pergaulan, suka menyendiri disamping itu sulit bagi mereka untuk mempercayai pihak lain dan prestasi belajar mereka di sekolah pun rendah. Baca lebih lanjut

Pola Asuh Orangtua Terhadap Anak

Pola asuh adalah cara, bentuk atau strategi dalam pendidikan keluarga yang dilakukan oleh orangtua kepada anaknya. Strategi, cara dan bentuk pendidikan yang dilakukan orangtua kepada anak-anaknya sudah tentu dilandasi oleh beberapa tujuan dan harapan orangtua. Diharapkan pendidikan yang diberikan orangtua membuat anak mampu bertahan hidup sesuai alam dan lingkungannya dengan cara menumbuhkan potensi-potensi yang berupa kekuatan batin, fikiran dan kekuatan jasmani pada diri setiap anak (Anto, dkk. 1998). Baca lebih lanjut

Pengertian Religiusitas

Pengertian Religiusitas berasal kata dari bahasa latin religio, yang berakar dari kata religare yang berarti mengikat (Ahmad, 1995). Secara instansial religius menunjuk pada sesuatu yang dirasakan sangat dalam yang bersentuhan dengan keinginan seseorang, yang butuh ketaatan dan memberikan imbalan sehingga mengikat seseorang dalam suatu masyarakat (Ahmad, 1995). Mayer (dalam Kahf, 1995) mengatakan bahwa agama adalah seperangkat aturan dan kepercayaan yang pasti untuk membimbing manusia dalam tindakan terhadap Tuhan, orang lain, dan diri sendiri. Baca lebih lanjut

Aspek-aspek Kecemasan Dan Cirinya

Seseorang dikatakan cemas atau mengalami kecemasan akan menunjukkan ciri-ciri kecemasan atau tanda-tanda yang bisa dilihat secara fisik atau psikologis. Winter (1994) mengemukakan ada beberapa tanda-tanda kecemasan, yaitu: Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 46 pengikut lainnya.